Modal Usaha Nasi Goreng 2022 Serta Tips Suksesnya

Kali ini bisnis yang seringkali dipandang tidak memberikan keuntungan besar namun sebenarnya bisa melebihi gaji PNS, kita kana membahas Modal usaha nasi goreng. Nasi goreng merupakan hal yang sudah tidak asing di Indonesia.

Bagi yang ingin memulai usaha nasi goreng, mari kita Analisa baik dari modal usaha peralatan hingga biaya operasional serta keuntungan yang bisa di peroleh dari usaha ini.

Usaha yang terkenal rata rata sebagai usaha kaki lima ini merupakan usaha yang cukup menjanjikan dengan modal yang minim.


Rincian Modal Usaha Jualan Nasi Goreng

Dalam rincian ini kita akan membahas dalam dua hal yaitu modal dasar serta Biaya operasional yang berupa bahan baku usaha serta biaya pengajian karyawan.

Namun untuk biaya awal sebaiknya siapkan Dua atau tiga kali lipat dari modal awal sebagai backup saat unit usaha belum dikenal


Modal Awal

GerobakRp. 2.500.000
Sewa/Pembelian Lokasi UsahaRp. 12.000.000
Bahan Baku UsahaRp. 3.100.000
Total BiayaRp. 17.600.000

Dari data diatas kita perlu menyiapkan sekitar 17 sampai 20 jutaan untuk memulai usaha nasi goreng, 17 juta sebagai modal awal dan sisanya untuk melakukan promosi


Rincian Modal Bahan Baku ( 1bln )

Nasi goreng biasanya hanya berbahan nasi dan sambel serta berbagai toping seperti ayam, Telur atau Sosis dan Bakso. Sebagai pemula Buatlah yang originalnya saja baru menambah variety yang lebih beragam

BAHAN UTAMAQTYHARGA
Beras165 kgRp. 1.650.000
Bumbu dapur10 kgRp. 1.000.000
Kertas bungkus8 PackRp. 272.000
Clip/karet8 PackRp. 100.000
Air mineral30 GalonRp. 540.000

Jadi dalam sebulan estimasi modal yang di keluarkan adalah sekitar Rp. 3.562.000

Biaya Operasional Bulanan

Lalu berapa biaya Operasional bulanan yang di perlukan? Biaya operasional ini terdiri dari 3 hal yaitu Utilitas, Salary karyawan, dan Promosi.

Biaya UtilitasBiaya SalaryBiaya Promosi
Rp. 500.000Rp. 0Rp. 200.000


Total Modal dalam 1 Bulan

Menilik data diatas Maka Modal yang perlu kita siapkan adalah modal bahan baku serta operasional dimana Bahna baku sekitar 3.562.000 dan Biaya Operasional Sekitar 700.000 jika di total maka operasional bulanan memerlukan Biaya sekitar 4.262.000


Estimasi Keuntungan

Estimasi keuntungan di perhitungkan dari jumlah biaya yang dikeluarkan mulai dari Biaya bahan serta Biaya operasional. Dalam usaha Ini kita memerlukan biaya modal sekitar 4.262.000 perbulan untuk membuat 1.500 Porsi nasi goreng dimana harga nasi goreng sekitar 10.000/Porsi.

Jika menghitung data diatas secara teori maka kita bisa memperoleh Margin antara Hasik penjualan dan biaya Modal adalah 15.000.000 – 4.262.000 atau sekitar 10.738.000 perbulan. Margin erorr 50 % maka kita masih Memperoleh keuntungan sekitar 5.300.000/Bulan


Estimasi Balik Modal

Dengan memperhitungkan Modal Awal tadi Maka kita bisa memperoleh BEP alias balik modal dibawah satu Tahun Usaha. untuk itu sebaiknya lakukan pemilihan tempat usaha yang menjanjikan.

Dan jangan pernah berganti ganti Resep/menu karena makanan sangat identik dengan rasa. Jika berbeda sedikit saja dengan biasanya maka akan beda cerita


Tips Memulai Usaha Nasi Goreng

Unutk memulai usaha ini usahakan untuk memilih lokasi yang banyak penduduknya atau dekat dengan pemukiman yang berisi anak kost


Lokasi Jualan

Lokasi paling tepat untuk berjualan Nasi goreng adalah di pintu gerbang perumahan, yang mana selain menjanjikan juga akan memberikan kita jaminan langganan penduduk setempat.

Jangan emmbuka usaha di sekitar kantor karena nasi goreng umumnya tersedia usai jam Kerja atau orang akan emmilih membeli nasi goreng saat malam hari dan jika lokasi berada di area kantor akan membuat sepi saat terjadi Hari libur


Variasi Menu yang disajikan

Dalam Usaha Nasi goreng biasanya hanya menawarkan Versi kepedasan Rasa dari bumbu yang di siapkan, namun kitab isa membuat versi rasa dengan menu tambahan yaitu nasi goreng bumbu kunir jika kita menguasainya. Jika tidak, buatlah menu standar saja


Rasa dan Harga

Rentang harga untuk Nasi goreng saat ini berkisar antara 10 hingga 15ribu rupiah. Rentang harga ini sudah memberikan keuntungan margin hampir 100% jadi di pastikan kita untung tinggal bagaimana kita memanage usaha agar terus laris