Membuat Bisnis Plan Usaha Tanaman Hias

Bisnis plan tanaman hias merupakan sebuah tahapan penting yang harus kalian buat sebelum memulai investasi tanaman hias. Dari bisnis plan tersebut kalian dapat mengatur segala cash flow beserta segala macam resource yang dimiliki dengan maksimal.

Bisnis plan ini bisa dalam bentuk proposal budidaya tanaman dimana proposal budidaya tanaman hias tersebut terisi lengkap informasi dari awal, perawatan hingga pada proses penjualan nantinya. Selain itu dengan membuat proposal usaha tanaman hias itu juga bisa kalian gunakan untuk mencari sumber modal yaitu investor.

Jadi proposal usaha tanaman hias ini bukan saja mengatur pola kerja kita akan tetapi dapat berguna untuk mencari investor lain yang mungkin ingin investasi tanaman hias juga. 

Proposal tanaman hias ini dimulai dari perencanaan usaha budidaya tanaman hias itu sendiri. Mulailah dari 3 tahap awal yaitu melihat 3 sisi yaitu Peluang, Finansial dan terakhir Resource yang dimiliki.

Berikut kami berikan sedikit hal penting apa yang harus kalian perhatikan sebelum membuat bisnis plan tanaman hias:

Melihat Kapabilitas Dan Sumber Daya Internal Yang Dimiliki

Buatlah rencana bisnis budidaya tanaman hias ini dimulai dari 3 sisi yang sudah kita sebutkan diatas. Kalian harus mengetahui sedari awal berapa besar potensi dan resource yang kalian miliki. Ini guna menyusun bisnis plan tanaman hias yang teratur dan terkontrol perencanaan modalnya.

Berikut adalah 3 sisi awal untuk proses awal pembuatan proposal bisnis tanaman hias :

1. Melihat Potensi Peluang

Saat kalian ingin memulai investasi tanaman hias, tentunya kalian pasti melihat sebuah peluang usaha di tanaman hias tersebut.

Kebanyakan orang berangkat langsung hanya tergiur dengan profit saja tanpa melakukan proses riset sebelumnya. Untuk itulah saat membuat bisnis plan tanaman hias ini kalian harus melakukan riset mendalam seputar peluang usaha tanaman hias ini.

Mana market yang ingin kalian targetkan, mana tanaman hias yang menjadi fokus investasi tanaman hias kalian serta berapa lama peluang usaha ini bisa kalian lakukan atau kerjakan.

Buatlah rencana bisnis budidaya tanaman hias setelah kalian selesai melakukan riset tentang potensi peluang usaha ini. Dari sana kalian dapat melihat apa saja yang dibutuhkan untuk kelancaran proses usaha kalian nantinya.

2. Menghitung Kekuatan Financial

Setelah riset dari potensi peluang usaha tanaman hias kalian lakukan, maka kalian mengetaui berapa besar modal yang dibutuhkan untuk menjalankan usaha ini.

Kemudian kalian lihat kemampuan financial kalian, apakah kalian sanggup dan mempunyai  modal yang dibutuhkan ataukah kalian membutuhkan support tambahan dari sisi modal ini.

Jika membutuhkan support tambahan dari sisi modal, disinilah fungsi bisnis plan tanaman hias yang akan kalian buat tersebut. Disana kalian akan mempresentasikan kepada calon-calon investor yang nantinya akan menjadi partner kalian guna mensupport kebutuhan modal.

Ini wajib untuk dilakukan agar proses usaha kalian dapat berjalan lancar tanpa gangguan dari sisi modal.

3. Melengkapi Resource Yang Dibutuhkan

Proses selanjutnya adalah melihat resource yang dibutuhkan. Resource disini dapat berupa stakeholder yaitu bagian – bagian yang mendukung proses usaha tanaman hias.

Ini penting dalam pembuatan bisnis plan tanaman hias guna menghitung besar biaya operasional selama proses usaha. Kalian gak mau kan usahanya berhenti ditengah jalan dikarenakan kewalahan dengan segala macam kebutuhan operasional yang tidak kalian pikir sebelumnya. 

Sebagian resource ini adalah dalam hal sumber daya manusia. Liatlah struktur yang dibutuhkan. Apakah kalian membutuhkan tambahan orang atau kalian dapat memanfaatkan segala sumber daya yang sudah kalian miliki saat ini.

Ceritakan detail dan jelas segala perhitungannya di dalam proposal usaha tanaman hias yang kalian buat.

Menentukan Ruang Lingkup Bisnis Yang Kalian Jalani

Secara natural untuk usaha di tanaman hias ini, ruang lingkup bisnisnya seperti menyediakan berbagai jenis tanaman hias, aksesoris tanaman hias (pot, pupuk,tanah,dsb), perawatan tanaman hias serta pembuatan taman di rumah-rumah.

Nah kalian harus menentukan di dalam bisnis plan tanaman hias kalian, sejauh apa ruang lingkup bisnis yang akan kalian jalankan. Bisa saja kalian lakukan semuanya apabila kalian memiliki sumber daya yang cukup. Bagi yang tidak, kalian harus menentukan mana yang akan kalian ambil sebagai bentuk investasi tanaman hias.

Memilih Bentuk Usaha Tanaman Hias Kalian

Setelah sebelumnya kalian menentukan ruang lingkup bisnis tanaman hias, langkah selanjutnya adalah menentukan bentuk usaha kalian.

Apabila kalian memilih semua ruang lingkup usaha tanaman hias maka sudah pasti kalian membutuhkan lokasi sebagai tempat usaha. Apabila hanya menjual tanaman hias saja, kalian hanya membutuhkan tempat untuk berbudidaya tanaman tanpa harus memikirkan lokasi nya.

Untuk itu bentuk usaha ini kalian butuhkan demi kelancaran usaha kalian. Apabila dalam skala besar kalian mungkin perlu membuat bentuk usaha resmi. Apabila tidak terlalu besar kalian dapat membuat surat ijin usaha dari kecamatan terdekat saja.

Membuat Marketing Policy Usaha Tanaman Hias

Policy disini adalah aturan yang membatasi dan mempertahankan segala kualitas yang usaha tanaman hias kalian tawarkan kepada konsumen.

Hal ini guna meningkatkan segala nilai jual kalian seiring dari banyaknya konsumen yang akan menggunakan atau membeli produk tanaman hias kalian.

Untuk itu di dalam bisnis plan tanaman hias yang kalian buat, tentukanlah beberapa policy berikut ini:

1. Product Policy

Tentukan standar kualitas produk kalian kepada konsumen. Buatlah aturan-aturan yang jelas untuk mendapatkan dan menjaga kualitas tersebut.

Sampaikan kepada semua stakeholder kalian agar dapat diterapkan bersama – sama selama proses usaha. Dengan ini maka diharapkan semua jasa atau produk usaha yang kalian terapkan dapat dirasakan dengan baik oleh banyak konsumen.

Apabila kalian mencapai hal tersebut, maka sudah dapat dipastikan investasi tanaman hias kalian akan memiliki nilai jual yang tinggi dibanding para kompetitor kalian pastinya.

2. Pricing Policy

Aturan dalam pemberlakuan harga juga sangat penting bagi usaha tanaman hias kalian. Di dalam bisnis plan tanaman hias yang dibuat kalian harus menentukan bagaimana dan berapa harga yang kalian berikan kepada semua konsumen.

Berapa besar discount yang mungkin kalian terapkan dan bagaimana proses pemberian harga tersebut kalian terapkan kepada semua konsumen. Bukan hanya kepada beberapa konsumen pilihan saja karena untuk perjalanan awal usaha kalian, ini akan sangat bermanfaat menjaga kredibilitas dari produk kalian dari sisi harga.

3. Promotion Policy

Aturlah bentuk promosi yang akan kalian terapkan nantinya. Di dalam bisnis plan tanaman hias kalian masukkan hal ini sebagai bentuk marketing pemasaran.

Disini kalian dapat menjaga besaran profit kalian walau harus memberikan diskon kepada konsumen. 

Demikian lah apa yang harus kalian perhatikan sebelum membuat bisnis plan tanaman hias. Semoga dapat menginspirasi dan semoga membantu niat usaha kalian.

Sampai bertemu di materi selanjutnya….

See you on top!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *